Senin, 28 Mei 2012 | 15:25 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Dokter Aborsi Terbunuh, Obama Berang
Oleh: Vina Ramitha
web - Selasa, 2 Juni 2009 | 01:04 WIB
INILAH.COM, Washington - Pihak berwajib telah menahan seorang tersangka terkait pembunuhan seorang ahli aborsi AS di Kansas. Presiden Barack Obama yang dikenal sebagai pendukung aborsi, berang luar biasa saat mendengar kabar ini.

"Saya sangat terkejut saat mendengat Dokter George Tiller ditembak hingga tewas di lobi gereja. Meski banyak terjadi perbedaan pendapat, bukan berarti hal-hal itu bisa dipecahkan dengan kekerasan," papar Obama, seperti dilansir CNN, Senin (1/6).

Sedangkan pelaku penembakan di Gereja Reformatian Lutheran di Kota Wichita, Kansas yang tak disebutkan namanya itu ditahan tiga jam setelah kejadian. Sejumlah media lokal memberitakan ia adalah seorang pria berusia 51 tahun yang ditangkap di luar Wichita.

Selama bertahun-tahun, kehidupan Tiller yang tutup usia pada 67 tahun itu tak lepas dari marabahaya. Ia pernah dibom, ditembak di tangan, diserang, dan sejauh ini selalu selamat. Namun malaiakan maut sungguh beruntung hari itu.

Kliniknya merupakan salah satu dari tiga klinik di AS yang terang-terangan mempraktekkan aborsi. Di negara bagian Kansas, aborsi merupakan sesuatu yang legal jika dianggap membahayakan nyawa sang ibu. Hal inilah yang didukung Obama.

Sejak 1972 pengguguran kandungan dianggap legal di Amerika Serikat. Namun, gerakan-gerakan militan antiaborsi yang menamakan diri Pro-Life tidak pernah menyetujui hal itu. [vin/nuz]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.