INILAH.COM, Jakarta - Partai Gerindra dan PDIP telah berbagi tugas dalam kampanye Pilpres 2009 untuk Mega-Prabowo. Untuk urusan perang udara akan dipegang Gerindra, sedangkan perang darat menjadi urusan PDIP.
"Karena Gerindra partai baru, maka peran darat akan dipegang oleh PDIP yang lebih memiliki grass root. Karena Gerindra punya pengalaman berhasil soal pencitraan, maka perang udara dipegang oleh Gerindra," tutur Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon dalam diskusi 'Perang Udara Pilpres 2009' di Sindang Reret, Kebayoran, Jakarta, Selasa (2/6).
Meski begitu, sambungnya, semua aspek akan dikerjakan bersama. Pembagian seperti itu tidak terlalu dipikirkan secara resmi oleh Tim Kampanye Mega Pro.
"Pada awal kampanye ini kami akan lebih menjual perubahan haluan di dalam hal ekonomi, dan mengoreksi kekurangan pemerintahan sekarang dengan mengajukan program-program yang konkret," jelasnya.
Menurut Fadli, Mega Pro akan mengusung program yang betul-betul mengembalikan Indonesia kepada kemakmuran rakyat. Mega Pro merupakan yang pertama mengusung ekonomi kerakyatan, sesuai dengan konstitusi, koperasi, BUMN dan swasta. [mut/sss]