INILAH.COM, Paris Setelah beberapa petenis unggulan bertumbangan, Roger Federer lebih memilih untuk menjagokan Nikolay Davydenko daripada Andy Murray untuk bertemu dengan dirinya di final turnamen tenis Prancis Terbuka.
Babak final tunggal putra memang masih akan digelar Jumat (5/6) mendatang, namun Federer sudah berandai-andai dengan siapa dirinya akan bertemu di partai puncak itu. Setidaknya Federer tidak akan bertemu dengan Rafael Nadal yang telah kalah di putaran keempat.
Petenis putra nomor dua dunia itu memprediksi Davydenko bakal bertemu Murray setelah keduanya mengandaskan lawan masing-masing di semifinal, Davydenko mengalahkan Robert Soderling dan Murray mengalahkan Fernando Gonzalez.
Ketika ditanya mengenai peluang Murray yang cukup besar mengingat posisinya sebagai petenis putra nomor tiga dunia dan dapat menjadi ancamannya dalam meraih gelar di Roland Garros, Federer justru lebih banyak berkomentar mengenai Davydenko.
"Dia (Murray) memiliki kesempatan menuju final. Tapi di saat yang bersamaan, Davydenko juga memiliki kesempatan yang sama. Saya menyesal sudah lama tidak mendengarnya, dia adalah pemain hebat," komentar Federer mengenai Davydenko.
"Dia berada di posisi empat besar dalam waktu yang cukup lama. Dia tidak beruntung dengan cedera yang dideritanya. Saya pikir itulah mengapa dia memiliki kesempatan yang besar untuk melaju dan lolos ke final," lanjut petenis Swiss itu.
Sementara Federer harus menghadapi Gael Monfils di babak perempat final untuk mewujudkan impiannya tampil di final bertemu Davydenko yang berperingkat 11 dunia.[S2]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !