INILAH.COM, Jakarta - Indeks saham yang sudah berada di level 2.000 jelas sangat berpotensi untuk memperkuat nilai tukar rupiah terhadap dolar AS.
Hal ini disampaikan Deputi Gubernur Senior BI, Miranda S Goeltom sebelum mengikuti rapar kerja dengan Komisi XI DPR, Rabu (3/6). "Dengan indeks mencapai 2.000 kita tentu melihat capital inflow masih akan terus masuk dari asing.
Ini, lanjutnya, akan berpotensi untuk menguatkan rupiah karena dengan indeks yang bagus akan merangsang investor asing untuk masuk ke pasar modal Indonesia. [cms]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !