Selasa, 29 Mei 2012 | 02:02 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Queen Bee
Antara Karir Politik dan Kasih Sayang Orangtua
Headline
Istimewa
Oleh: Liana
web - Kamis, 4 Juni 2009 | 00:18 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Pertama kali membaca judul film ini yang terbayang dalam benak adalah film tentang dunia ABG. Tapi, setelah ditonton ternyata bukan, karena film ini justru bercerita tentang hubungan antara anak dan ayah.

Film ini cocok bagi pecinta film keluarga. Queen Bee boleh dibilang memiliki kemiripan dengan film Chasing Liberty yang dibintangi Mandy Moore dan Mark Hammon.
Bedanya kalau di Chasing Liberty, Mandy Moore memiliki orang tua lengkap, di Queen Bee tidak. Chasing Liberty bercerita tentang kehidupan seorang anak presiden, sedang Queen Bee bercerita tentang kehidupan anak calon presiden.
Cerita Queen Bee berawal ketika hidup Queenita Siregar (Tika Putri) berubah total saat ayahnya, Rachmat Siregar (Mathias Muchus) terpilih menjadi calon presiden Republik Indonesia.
Komunikasi hubungan antara anak yang dari awal sudah satu arah dan kurang baik, makin tidak karuan sejak pencalonan sang ayah di dunia politik. Terlebih sang ayah yang sejak awal digambarkan sebagai orang yang egois dan lebih mementingkan kekuasaan dilakonkan dengan sangat baik oleh Mathias Mutchus.
Laiknya ABG yang masih berumur 17, Queen tentunya sangat butuh perhatian dan kasih sayang orangtua. Sayangnya sang ayah, tidak pernah mau tahu akan kebutuhan anaknya ini. Karena tidak mendapat perhatian, Queen pun berulah yang akhirnya membuat karir politik sang ayah ada di ujung tanduk.
Penulis cerita Ginatri S. Noer tampaknya memang banyak mengambil adegan atau scene dalam Chasing Liberty. Mulai dari pesta yang kerap didatangi Queen hingga pada ulah fatal yang dilakukan oleh Queen. Hanya saja Ginatri mengemasnya dengan baik dalam versi tontonan orang Indonesia.
Ginatri menggambarkan Queen layaknya ABG kota Jakarta, yang memandang semua manusia pada dasarnya sama, tidak ada pengkotak-kotakan, dan yang paling penting baginya adalah kebebasan. Selain itu, Queen juga digambarkan sebagai sosok anak muda yang kreatif dan melek teknologi terhadap dunia maya yakni Facebook.
Dengan fasih, Ginatri menggambarkan kecerdasan yang dimiliki Queen dalam versi yang saat ini sedang jadi perbincangan halal atau haramnya pemakaian alat tersebut. Ya... dengan teknologi facebook, Queen digambarkan membantu sang ayah dalam berkampanye. Khususnya dalam meraih pemilih pemula yang boleh dibilang sangat sulit untuk dibujuk atau diming-iming.
Secara keseluruhan film yang berdurasi 107 menit ini, sangat baik ditonton oleh remaja dan para orangtua yang memiliki komunikasi kurang baik. Meski tidak digambarkan dengan baik, tapi esensi yang ingin ditampilkan oleh Fajar Nugros, sang sutradara, tentang betapa pentingnya komunikasi antara orangtua dan anak telah tersampaikan.
Satu catatan yang dapat diberikan adalah rasa salut untuk film Queen Bee, film asli Indonesia yang bercerita tentang kehidupan di kalangan politikus. Tidak ada unsur melankolis dan percintaan yang norak di dalamnya. Yang ada adalah, bagaimana membangun hubungan emosional antara alur cerita dengan kepiawaian para pemain yang terlibat di dalamnya.
Pilihan genre ini juga boleh dibilang termasuk langkah berani, karena langkah ini berisiko. Tidak semua orang tertarik dengan tontonan genre ini. Terlebih dengan pangsa penonton Indonesia yang masih asyik dengan genre film horor, komedi percintaan.
Untuk Amerika, justru film-film bertemakan kehidupan keluarga politikus atau presiden, sangat digemari dan kerap dibuat ulang dalam berbagai versi.
Pemunculan film Queen Bee juga sangat baik dan tepat momentumnya. Karena jauh dirilis sebelum momen sangat penting di negara ini, yaitu pemilihan presiden yang dilaksanakan 8 Juli nanti.
Sang sutradara, Fajar Nugros pun berhasil mendekripsikan Queen sebagai pencitraan anak muda masa kini yang notabene buta masalah politik. Hidup yang selalu tampil modis, senang menghabiskan waktu dengan teman-teman gaulnya. Namun, di balik itu Fajar menggambarkan Queen sebagai anak muda yang punya bakat besar dengan segala kreatifitasnya.
Jadi, luangkan waktu Anda untuk menonton film ini, yang akan rilis pada 4 Juni 2009 ini.

Judul: Queen Bee
Pemain: Tika Putri, Oka Antara, Reza Rahadian, Mathias Muchus, Jajang C. Noer
Sutradara: Fajar Nugros
Penulis: Ginatri S. Noer
Jenis Film: Drama
Produksi: Million Pictures 2009. [L1]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.