INILAH.COM, Jakarta Persaingan sengit sesama pabrikan otomotif akan kembali terjadi di seri ketiga Kejurnas Indoprix IRC 2009 di Sirkuit Kenjeran, Surabaya, akhir pekan ini. Persaingan keras akan terjadi di kelas IP1 (110cc) untuk meraih posisi lima besar.
Hokky Krisdianto(Petronas FDR Star Yamaha), Wahyu Widodo(IRC UMild AHRS Suzuki), dan Hadi Wijaya (ELF IRC NHK RextorM Tech Kawasaki) dapat kita saksikan kembali. Ketiga pembalap inilah yang selalalu mendominasi di dua seri sebelumnya.
Pada seri kedua yang berlangsung dua pekan lalu di Sirkuit Sentul, Jawa Barat, baik Hokky dan Hadi sama-sama sempat meraih podium pertama. Sedangkan Wahyu adalah juara di race kedua seri pertama yang juga berlangsung di Sentul, bulan lalu.
Untuk seri Surabaya, para pembalap Yamaha memiliki keyakinan sangat tinggi, mengingat Sirkuit Kenjeran ibarat rumah sendiri bagi mereka. Pembalap Yamaha selalu bisa mendominasi di sirkuit dengan karakter pendek tersebut.
Perolehan poin ketiga pembalap ini tidak terpaut jauh. Hingga berakhir seri kedua Hokky sementara di puncak klasemen dengan raihan 86 poin, disusul Wahyu dengan 55 poin, dan tempat ketiga dihuni Hadi dengan 52 poin.
Bagi ketiga pembalap, poin penuh di Kenjeran sangat penting, guna mengamankan posisi hingga akhir musim.
Sedangkan di kelas IP2 (125cc) Rey Ratukore (BRT Indopart KBC Federal Oil Honda) masih tegar di puncak klasemen sementara dengan 86 poin. Tapi sayang, status Rey sebagai pembalap wild card membuatnya tidak mungkin ikut di seri-seri selanjutnya.
Dengan tidak hadirnya Rey, maka persaingan untuk mencari posisi pertama akan semakin ketat. Denny Triyugo yang kini duduk di posisi kedua dengan 51 poin akan bversaing dengan Irwan Ardiansyah dan Hadi. Mengingat selisih poin ketiga pembalap ini sangat tipis.
"Kami memiliki prestasi bagus setiap tampil di Kenjeran. Memang sirkuit ini sangat cocok buat motor kami karena treknya pendek dan menikung. Seluruh pembalap dalam kondisi bagus dan sudah beberapa kali tampil di sini jadi sudah tahu karakter sirkuit dengan baik," ujar Beny Jati Utomo, bos tim Petronas FDR Star Yamaha, di Jakarta.
"Mekanik kami sudah kenal betul setingan yang cocok buat di Kenjeran. Mudah-mudahan kami bisa mengulang sukses tahun lalu," imbuhnya.[S1]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !