INILAH.COM, Jakarta Penurunan bunga kredit dan bunga simpanan di perbankan tidak hanya dilakukan oleh bank BUMN saja setelah terjadi penurunan BI rate menjadi 7%. Penurunan bunga bank harus dilakukan seluruh industri perbankan.
Hal itu diungkapkan Meneg BUMN Sofyan Djalil di Gedung BUMN, Jumat (5/6). "Kebijakan bi itu udah bener dengan menurunkan suku bunga acuan. Kebijakan ini (penurunan bunga) berlaku untuk semua bank, tidak hanya bank pemerintah. Pasalnya, bank pemerintah sekarang market sharenya hanya 34%," katanya.
Sofyan yakin, penurunan BI rate sebesar 25 bps menjadi 7% akan direspon oleh penurunan suku bunga bank. Jadi penurunan tersebut diikuti penurunan suku bunga deposito dan pada akhirnya diikuti penurunan suku bunga kredit.
Selama kuartal I 2009 kredit macet atau NPL memiliki kecenderungan untuk naik. Hal ini juga terjadi pada bank BUMN walaupun kecenderungan tidak terlalu mengkhawatirkan ke depan. "Kita harapkan semester dua akan tumbuh lebih bagus lagi," imbuhnya.[hid]