INILAH.COM, Teheran – Kepala intelijen Iran menyatakan, lebih dari 10 orang yang diduga memiliki hubungan dengan badan intelijen Israel, Mossad, ditahan. Mereka dikaitkan pembunuhan ilmuwan nuklir Iran.
Heidar Moslehi memaparkan sejumlah detil yang memperkuat tudingan sebelumnya, berdasarkan hasil penyelidikan pihaknya. Pembunuhan ilmuwan nuklir pada Januari 2010 itu diduga melibatkan Mossad.
Meski tak menjelaskan berapa orang yang sebenarnya ditahan, Moslehi menyatakan 10 diantaranya bekerja untuk sebuah jaringan yang terhubung dengan Mossad. Pihaknya juga menyita sejumlah senjata api, beberapa diantaranya dilengkapi peredam suara.
Kementerian Luar Negeri dan kantor PM Israel Benjamin Netanyahu, masih menolak mengomentari klaim Iran ini. Ilmuwan nuklir yang terbunuh adalah Masoud Ali Mohammadi, yang tewas karena bom sepeda motor di luar rumahnya. Ketika itu, ia sedang berjalan keluar rumahnya menuju tempat kerja.