Kamis, 24 Mei 2012 | 05:36 WIB
Follow Us: Facebook twitter
5 Kali Berturut-Turut LKPP 'Disclaimer'
Headline
Anwar Nasution - inilah.com/ Bayu Suta
Oleh: Akhirul Anwar
web - Selasa, 9 Juni 2009 | 12:07 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Badan Pemeriksa Keuangan RI kembali tidak menyatakan pendapat (disclaimer) atas Laporan Keuangan Pemerintah Pusat (LKPP) tahun 2008. Ini berarti selama lima tahun berturut-turut yakni 2004-2008 BPK telah memberikan opini disclaimer atas LKPP.

Hal ini dikatakan ketua BPK Anwar Nasution ketika menyerahkan Laporan Hasil Pemeriksaan
(LHP) LKPP tahun 2008 kepada pimpinan DPR di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (9/6).

Menurutnya, perbaikan sistem keuangan negara belum terjadi secara menyeluruh pada semua Departemen/Lembaga Negara. Salah satu penyebabnya adalah karena belum adanya
kesungguhan dan upaya yang mendasar, petunjuk mauoun program terpadu dari pemerintah.

Terdapat sembilan kelompok permasalahan yang ditemukan BPK terkait disclaimer ini, yakni:

1. Belum adanya sinkronisasi UU Keuangan Negara Tahun 2003 - 2004 dengan UU Perpajakan dan UU PNBP ataupun ketidakpatuhan terhadap perundang-undangan yang berlaku.
2. Masih adanya berbagai jenis pungutan yang tidak berdasar hukum
3. Belum adanya keterpaduan antara Sistem Akuntansi Umum departemen keuangan dengan
Instansi sehingga ada selisih. Penerimaan perpajakan Rp3,43 triliun belum dapat direkonsiliasikan.
4. Rekening liar belum terintegrasi dan terekonsiliasi suatu Treasury Single Account.
5. Inventarisasi aset negara di berbagai instansi pemerintah berjalan sangat lambat
dan penilaiannya belum seragam.
6. Belum ada program untuk menyatukan sistem teknologi informasi pemerintah.
7. Belum ada program untuk peningkatan SDM akuntansi.
8. Belum ada program peningkatan mutu penyusunan laporan keuangan.
9. Peranan BPKP tetap tidak jelas dalam pembangunan sistem akuntansi pemerintah dan
pengawas internal pemerintah. [cms]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.