inovasi portal berita
Minggu, 12 Februari 2012 Follow: Facebook twitter Dollar Kurs BI: 1 US Dollar = Rp.8,993.00   Mobile Mobile   Newsletter Newsletter   RSS RSS

Bank Dunia: China Picu Pemulihan Global

Headline
Robert Zoellick - istimewa
Oleh:
Selasa, 9 Juni 2009 | 13:58 WIB
INILAH.COM, Montreal - Bintang pertumbuhan China dapat membantu menarik keluar dunia dari kemerosotan ekonomi saat ini.

Hal ini disampaikan Kepala Bank Dunia, Senin (8/6) waktu setempat, ketika membicarakan kemjuan penerimaan yuan menjadi mata uang cadangan global.

China dengan pertumbuhan pada kuartal pertama 2009 yang melebihi perkiraan, Presiden Bank Dunia Robert Zoellick mengatakan, China dapat bertindak sebagai katalisator bagi kebangkitan ekonomi global.

"Setiap proyeksi dalam lingkungan ini berbahaya, tapi saya rasa China kemungkinan akan mengejutkan pada sisi atas," kata mantan duta perdagangan AS, berbicara pada sebuah konferensi di Kanada.

"Oleh dan besarnya (pertumbuhan China) ini tidak hanya memaksa stabilisasi, tapi juga sebuah kekuatan yang akan menarik sistem (keluar dari kecenderungan menurun)."

China yang cepat bangkit sebagai pemain ekonomi global telah mendorong perdagangan dunia dalam barang-barang manufaktur dan menyediakan perusahaan-perusahaan barat dengan sebuah pasar baru untuk produk dan layanan mereka.

Zoellick, yang memimpin upaya-upaya AS untuk mencapai sebuah aturan perdagangan global baru pada Organisasi Perdagangan Dunia (WTO), mendesak negara-negara untuk tidak menghambat ini sekarang hubungan simbiosis.

"Dalam lingkungan ini, jika Anda telah meledakkan protektionisme di salah satu sisinya atau lainnya, atau memiliki beberapa keraguan penempatan di sekitar pasar keuangan, yaitu jenis faktor yang dapat mengambil situasi rentan dan menjadikannya lebih buruk."

Zollick juga memuji bank sentral China untuk upaya-upayanya dalam mengembangkan yuan sebagai mata uang global.

"Akhirnya, adalah sesuatu yang baik. Dan akhirnya ada baiknya jika anda peroleh, saya kira, beberapa multipolaritas dari cadangan mata uang untuk membuat, untuk memastikan bahwa orang mengelolanya dengan baik," ujarnya.

Beberapa penjaja mata uang, khususnya di Amerika Serikat, telah memandang mata yuan sebagai ancaman terhadap posisi dolar sebagai mata uang global, salah satu yang dapat mengganggu stabilitas keuangan AS. [*/cms]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA TERKINI
BERITA POPULER
RSS| Layanan Mobile| Tentang Kami| Disclaimer| Kontak Kami| Karir| Newsletter
Copyright 2008 - 2012 inilah.com, All rights reserved inilah.com.