inovasi portal berita
Sabtu, 11 Februari 2012 Follow: Facebook twitter Dollar Kurs BI: 1 US Dollar = Rp.8,993.00   Mobile Mobile   Newsletter Newsletter   RSS RSS

Dunia Sangat Dekat Wabah Flu Babi

Headline
Istimewa
Oleh:
Rabu, 10 Juni 2009 | 08:45 WIB
INILAH.COM, Jenewa - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menilai bahwa dunia 'amat sangat dekat'. WHO kini berlomba mempersiapkan semua negara guna menghadapi situasi semacam itu.

"Kita kian bertambah amat, sangat dekat," kata Asisten Direktur Jenderal WHO, Keiji Fukuda di Jenewa .
Ia menyatakan bahwa di Victoria, Australia kini terdapat 'sangat banyak kegiatan di tingkat masyarakat'.
Berdasarkan panduan WHO, salah satu kriteria utama guna menghapuskan wabah ialah menguatkan masyarakat yang tersebar di wilayah di luar tempat pertama kali penyakit itu dilaporkan, terutama di luar wilayah Amerika.
Sejauh ini WHO belum mengubah tingkat siaga lima pada skala siaga enam, tindakan yang menunjukkan bahwa wabah 'sudah dekat'.
Panduan lembaga kesehatan PBB itu mulanya telah dipusatkan pada kriteria geografis guna membenarkan perubahan tingkat siaga.
Namun negara anggota telah menyerukan lembaga itu agar memperhitungkan anasir lain, seperti parahnya penyakit.
Pada Selasa, Fukuda meremehkan peran parahnya penyakit. Ia mengatakan dengan memasuki tahap enam, apa yang dimaksud ialah penyebaran virus itu berlanjut dan kegiatan telah menjadi mapan setidaknya di dua wilayah di dunia.
Ketika ditanya apakah situasi di Australia, tempat 1.211 kasus penularan telah dicatat, mengharuskan perubahan tahap, Fukuda hanya mengatakan bahwa "dunia amat sangat dekat dengan wabah."
"Pengumuman perubahan tahap, bukan semat-mata dilakukan di hadapan kamera pers atau sekadar membuat pengumuman. Itu benar-benar merupakan cara mempersiapkan dunia guna menghadapi keadaan," kata Fukuda. Ia menambahkan, "Sangat banyak pekerjaan harus dilakukan".
Semua itu meliputi jaminan bahwa semua negara menerima informasi dan alat guna menangani peningkatan jumlah pasien serta menghadapi pertanyaan dari masyarakat.
"Saat ini kami merasa bahwa langkah dasar yang mesti dilakukan tersedia," katanya.

Fukuda yang menjelaskan perubahan situasi flu babi di seluruh dunia, mengatakan 26.563 penularan termasuk 140 kematian telah dilaporkan ke lembaga kesehatan itu dari 73 negara.

Fukuda secara khusus menunjuk kepada situasi di masyarakat Inuit di Kanada, tempat "terjadinya banyak kasus serius".

"Saat ini, kami tahu lebih banyak, daripada dugaan. Pemuda Inuit terserang penyakit serius dan harus dirawat di rumah sakit," katanya.

Fukuda mengatakan ia tak dapat menunjukkan alasan terjadinya kecenderungan itu.

"Kami tahu saat terjadi wabah pada masa lalu, masyarakat Inuit menghadapi pukulan yang sangat berat. Itu sebabnya mengapa laporan ini membuat kami prihatin," katanya. [*/L1]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA TERKINI
BERITA POPULER
RSS| Layanan Mobile| Tentang Kami| Disclaimer| Kontak Kami| Karir| Newsletter
Copyright 2008 - 2012 inilah.com, All rights reserved inilah.com.