INILAH.COM, Jakarta - Microsoft mengambil langkah tegas pada program antivirus palsu yang disebut Internet Antivirus Pro. Update Windows Malicious Software Removal Tool (MSRT) perusahaan itu memasukkan pendeteksi program berbahaya yang bersembunyi layaknya software keamanan resmi.
Sama seperti anti virus palsu lain, Internet Antivirus Pro menipu korbannya agar menginstall software itu. Awalnya akan muncul pesan palsu yang seolah akan men-scan komputer korban. Tapi bukannya men-scan, tapi Internet Antivirus akan mendownload software pencuri password.
Microsoft di diblognya mengungkapkan, Internet Antivirus memasukkan komponen di browser yang menampilkan pesan palsu, selain juga memunculkan pop up Windows Security Center palsu.
Antivirus palsu banyak muncul belakangan ini dan paling banyak dideteksi di paruh kedua tahun lalu, menurut Security Intelligence Report Microsoft terbaru. Dua Trojans, Renos dan Zlob bahkan ditemukan di 8 juta komputer yang terinfeksi. Software ini menggunakan teknik yang sama untuk menginfeksi korbannya.
Internet Antivirus yang mulai beredar pada pertengahan 2008 itu makin menjadi masalah pada pertengahan April, menurut Ben Greenbaum, senior research manager Symantec.[ito]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !