INILAH.COM, Jakarta - Masuknya Qatar Telecom (QTel) menjadi alasan PT Indosat Tbk (ISAT) melakukan pergantian dijajaran direksi dan komisaris.
Demikian disampaikan Direktur Utama ISAT Johnny Swandi Syam dalam paparan public yang digelar di Jakarta, Kamis (11/6). "Karena pemegang sahamnya kan baru," ujarnya.
Adapun jajaran direksi yang baru adalah Harry Sasongko Tirtotjondro sebagai Direktur Utama, Peter Kuncewicz sebagai Direktur, Steve Hobbs sebagai Direktur, Fadzri Sentosa sebagai Direktur, Kaizad Bomi sebagai Direktur. "Pak Harry aktif mulai Agustus dan Peter mulai September," ujarnya.
Dua posisi direktur di bawah adalah direktur yang lama, sedangkan tiga direktur diawal ditunjuk langsung oleh Qatar Telecom (QTel). Harry sebelumnya berasal dari GE Money. Sebelumnya dirksi ISAT berjunlah 9 orang.
Dewan direksi tersebut memiliki masa periode jabatan 2009-2010. "Direksi yang sekarang hanya merlanjutkan periode jabatan sebelumnya, 2005-2010," ujarnya.
Selain itu, jajaran komisaris pun mengalami pergantian yaitu Richard F Seney sebagai komisaris menggantikan Sheikh Mohamed bin Suhaim Hamad Al Thani.[hid]