INILAH.COM, Jakarta Vendor antivirus Kaspersky mendeteksi Indonesia adalah salah satu negara yang paling banyak menjadi korban virus Kido. Virus itu memangsa korban di Indonesia karena banyak komputer yang belum di-patch.
Managing Director SEA Kaspersky Labs Asia Limited Gun Suk Ling mengatakan Kido banyak menyerang Indonesia karena virus ini memanfaatkan sistem operasi Microsoft yang belum dipatch atau diupdate.
Padahal Microsoft hanya menyediakan update untuk softwarenya yang legal saja. Sementara di Indonesia kebanyakan software yang digunakan adalah bajakan.
Sementara Kaspersky Lab pada 9 Juni mencatat terdapat 25 juta program jahat yang menyerang komputer. Kaspersky memberi catatan pada virus Koobface yang mengkonfirmasi situs jejaring sosial makin menjadi sasaran penyebaran virus.
Sementara Product Technical Manager Kaspersky Ary Pryanto menyebut Kaspersky merupakan antivirus pertama yang mendapat sertifikat untuk Windows 7. Antivirus Kaspersky bisa berjalan di semu OS dari Linux, Mac hingga Windows lama maupun Windows 7 yang belum dirilis.
Ia menyebutkan Kaspersky yang buatan Rusia seperti ketangguhan senjata AK 47 yang hingga kini masih populer. Seperti senjata pernga itu, Kaspersky juga membawa ego Rusia. "Kaspersky didevelop sendiri, tidak akuisisi produk lain. Kaspersky mengatasi virus yang lalu, sekarang bahkan yang akan datang," katanya.[ito]