INILAH.COM, Jakarta - Departemen pekerjaan umum (PU) akan menetapkan operator permanen tol jembatan Surabaya-Madura (Suramadu) melalui sistem seleksi ketat atau beauty contest.
Hal itu diungkapka Dirjen Bina Marga Departemen PU, Hermanto Dardak di Jakarta kemarin. "Prosesnya sama saja dengan tender hanya lebih cepat atau kurang dari sebulan dbandingkan tender yang butuh 3 hari," katanya.
Operator permanen ini akan menggantikan osisi PT Jasa Marga Tbk yang ditetapkan sebagai operator tol sementara untuk 18 ulan sejak diresmikan 10 Juni 2009 lalu.
Untuk proses beauty contest akan dilakukan Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) yang dimulai sejak jembatan itu diresmikan Presiden SBY. meskipun berlangsung cepat tetapi dijamin penerapan sistem tidak akan melanggar koridor tender yang berlaku.
Operator permanen akan dipercayakan untuk mengelola jembatan Suramadu antara 5 - 10 tahun. Jadi mendapat tugas untuk melakukan pemelihataan. Sistemnya operator permanen menyetor sebagian yang diperoleh ke BPJT dan akan mendapat imbalan atau fee atas jasa operator.[hid]