INILAH.COM, Washington - Bank Dunia memperkirakan ekonomi global mengalami kontraksi sekitar 3% tahun ini.
Menurut Presiden Bank Dunia Robert Zoellick dalam sebuah keterangannya kepada wartawan, Kamis (11/6) waktu setempat, keadaan ini lebih curam dari perkiraan sebelumnya, dan mendesak lebih banyak bantuan untuk negara-negara berkembang di tengah meluasnya krisis.
Estimasi pertumbuhan terbaru ditandai revisi yang signifikan terhadap perkiraan bank sebelumnya pada akhir Maret, yaitu kontraksi 1,75% dan muncul jelang pertemuan dua hari para pemimpin keuangan Kelompok Delapan (G8) yang akan dibuka Jumat (12/6) di Lecce, Italia.
"Pasar keuangan tampak telah rusak, jatuh dalam beberapa bulan lalu. Tetapi di sana jelas ada kerentanan dan masih berisiko," katanya.
"Ekonomi negara maju tampak mengalami kontraksi lebih lambat, tetapi pengaruh dari kecenderungan turun ekonomi global berdesir ke seluruh dunia dan masih sangat banyak melukai negara-negara berkembang," ujarnya. [*/cms]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !