INILAH.COM, Makassar - Meski Depot Filling sel PT Pertamina LPG Makassar Regional V Gas Domestik Filling Plant terbakar, namun tidak mempengaruhi distribusi gas yang ada di Sulawesi Selatan (Sulsel).
Hal tersebut ditegaskan oleh Zulfikar Hamid, Manager Gas Domestik Regional V Makassar, kepada INILAH.COM, usai meninjau lokasi kebakaran mendampingi Kapolda Sulselbar Irjen Pol Mathius Salempang, Sabtu (13/6).
Menurut Zulfikar, yang terbakar adalah filling set atau tempat memindahkan gas dari tangki penampungan ke dalam mobil tangki. Di depot itu terdapat 2 filling shed dan 2 filling mesin. Filling mesin ini berguna untuk memasukkan gas dari tangki penampungan menuju tabung gas kecil ukuran 12 kg.
"Yang terbakar bukan tangki penampungan seperti informasi awal tadi, melainkan mobil tangki yang sedang mengisi dan 2 unit filling shed," kata Zulfikar.
Filling set ini, mengisi gas ke dalam mobil tangki yang nantinya akan dibawa ke stasiun pengisian bahan bakar elpiji (SPBE) milik swasta. Sementara filling mesin untuk pengisian ke tabung gas yang terdiri dari 2 shed yang tiap shed memiliki 12 mata. "Itu untuk mengisi gas 12 kilo carronsel, dalam kondisi baik dan aman dan dapat berfungsi," tegas Zulfikar.
Dijelaskannya, setiap harinya di depot untuk filling shed mengeluarkan 200 matrik ton gas. Angka itu mengalami penambahan sejak terjadi konversi mitan ke gas. Sebelumnya, hanya 170 matrik ton perhari.
Ia menambahkan, sejak semalam stok gas tersimpan 926 matrik ton yang cukup untuk persediaan 5 hari. Hari ini mestinya satu mobil tangker datang untuk menambah stok sebanyak 1.700 matrik ton, namun kapal tersebut belum dibiarkan merapat berhubung kondisi tidak memungkinkan.
Untuk menghindari kejadian yang tidak diinginkan, Zulfikar mengaku telah memerintahkan agar kran-kran dan instalasi pipa dari tangki penampungan menuju filling set dan filling mesin telah di tutup. Sementara pantauan di lapangan, di jalan raya dekat pintu masuk ke lokasi depot terlihat beberapa truk mengangkut tabung gas kosong dan mobil tangki gas yang akan melakukan pengisian di depot tersebut. Hanya saja, ia menjelaskan pengisian belum bisa dilakukan mengingat kondisi di lokasi belum memungkinkan. [ton]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !