INILAH.COM, Makassar - Daya pikat keluarga mantan Presiden Soeharto rupanya belum juga pudar. Buktinya, polisi berhasil meringkus penipu yang mencatut nama keluarga yang tinggal di kawasan Cendana, Menteng, Jakarta Pusat itu.
Penangkapan itu dilakukan pihak jajaran Polresta Makassar Timur, Makassar, Sabtu (13/6). Pelaku yang berinisial CKP (36) berhasil ditangkap di rumah korbannya, M Yusuf yang tinggal di kompleks perumahan Glodiol Makassar. Aksi penipu ini sebenarnya sudah diawasi polisi sejak 12 Juni silam. Karena gerah dengan aksinya, ia pun tak ayal sempat diamuk warga kompleks.
Menurut beberapa saksi, CKP mengaku memiliki hubungan keluaga dengan Tommy Soeharto. Ia pun akhirnya berhasil mendekati keluarga Yusuf. Di sini ia berhasil memanfaatkan nama anaknya, Far untuk menginap di Hotel Aryaduta dan meninggalkan utang.
Tidak hanya itu, CKP yang merupakan ayah tiga anak ini juga berhasil membawa lari mobil Avanza milik isteri korban selama dua hari. Bahkan dikabarkan telah menjual mobil tersebut. CKP juga mengklaim memiliki senjata pistol dan memiliki teman dari Kopassus sehingga cukup disegani di kalangan teman-temannya.
Bukan hanya itu, penipu ini telah melakukan "deal bisnis" untuk membeli tanah eks-Kebun Binatang Kerung-kerung Makassar. Obyek tanah ini dihargai Rp 40 miliar dan akan membayar Rp 300 juta sebagai uang muka. Namun uang muka tersebut belum juga ditransfer melalui rekening BNI atas nama Fredrick, notaris yang menangani kuasa hukum tanah ini.
Padahal Fredrick kala itu telah memberi CKP uang Rp 14 juta sebagai uang operasional. Sebab, CKP berdalih kartu ATM-nya disita istri sehingga tidak bisa melakukan transaksi. Alhasil Fredrick pun tertipu Rp 14 juta. Menurut dia, CKP sangat terlatih dan mungkin saja memiliki jaringan yang lebih besar. [*/ton]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !