Selasa, 29 Mei 2012 | 01:18 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Flu Babi Pandemik, Saatnya Panik?
Headline
Istimewa
Oleh: Budi Winoto
web - Minggu, 14 Juni 2009 | 17:29 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Saat flu Spanyol mewabah, penyakit itu menewaskan 50 juta orang. WHO kini telah menaikkan status flu babi ke level tertinggi. WHO juga mengingatkan gelombang serangan virus kedua. Apakah malapetaka dahsyat flu Spanyol terulang?
Setelah mengadakan pertemuan darurat terkait melonjaknya kasus H1N1 alias flu babi di Amerika Serikat, Eropa, Australia, dan Amerika Selatan, WHO menaikkan status kewaspadaannya. Flu babi telah naik dari level lima menjadi level enam, yang berarti terjadi pandemi global.
Direktur Jenderal WHO Dr Margaret Chan mengatakan penetapan ke level enam karena adanya penyebaran yang cepat dan signifikan pada lebih dari dua kawasan di dunia. WHO beralasan menaikkan level itu bukan karena angka kematiannnya, tapi penyebaran virusnya. Selain itu, mereka khawatir terhadap perilaku virus itu di negara berkembang yang tidak diketahui.
Flu babi mulai terdeteksi pada April. Penyebaran paling fatal adalah di Meksiko dengan jumlah korban mencapai 108 orang. Saat ini, virus H1N1 itu sudah menyebar ke 74 negara dengan total 144 korban tewas. Sementara WHO menyebut ada 30 ribu orang terinfeksi virus itu.
Tingkat kematian virus itu di seluruh dunia hanya mencapai 0,5%. Sementara wabah flu Spanyol pada 1918-1919 tingkat kematian mencapai 10% hingga 20% dan menewaskan 50 juta orang hanya dalam 18 bulan.
WHO menaikkan risiko flu babi dari fase 5 menjadi fase 6 yang merupakan skala tertinggi. Fase 6 adalah pandemi penuh yang diartikan penyebaran telah menjangkiti dua negara di dua wilayah berbeda. Sementara Fase 5, jika penyebaran virus dari manusia ke manusia terjadi di dua negara dalam satu kawasan.
Pengumuman pandemi adalah suatu hal yang besar, karena ini pandemi flu global pertama setelah 41 tahun. Wabah terakhir adalah flu Hong Kong yang menewaskan 1 juta orang.
Dr George T DiFerdinando Jr pakar epidemiologi dan profesor di New Jersey School of Public Health AS menyebut jika ada penyebaran manusia ke manusia, sudah tidak ada alasan lagi bahwa pandemi telah terjadi. Ia mengingatkan pandemi dapat menyebar secara cepat saat flu Spanyol pada 1918. Hanya dalam empat hingga enam pekan, seluruh wilayah negara bagian AS bisa terjangkiti.
Lalu apa yang perlu diwaspadai? Dirjen WHO Dr Margaret Chan mengingatkan selalu ada gelombang kedua dari flu. Negara yang penyebarannya telah mencapai puncak, harus bersiap-siap untuk menghadapi infeksi gelombang kedua, katanya.
Hal lain yang perlu dikhawatirkan, wabah flu bisa menyebar dengan cepat. Dulu wabah menyebar ke seluruh dunia dalam jangka waktu enam hingga sembilan bulan. Tapi sekarang hanya dua bulan telah menyebar secara global, karena banyaknya penumpang dengan pesawat udara. Kuman juga semakin mudah menyebar ke wilayah yang luas jika penumpang melakukan perjalan jarak jauh.
Oleh karena itu AS melakukan langkah pencegahan luar biasa. Petugas pabean melakukan pengecekan ketat penumpang yang masuk ke negara itu apakah menderita demam. Selain itu jutaan obat antivirus serta obat lain lain juga didistribusikan untuk mengantisipasi jika pandemi itu sampai meluas.
Lalu apakah dunia sudah siap menghadapi penyebaran wabah ini? WHO menyatakan dunia medis kini telah lebih dari siap menghadapi pandemi. Terutama menghadapi gelombang serangan virus kedua yang diperkirakan akan terjadi. [E1]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.