INILAH.COM, Jakarta - Spanduk kampanye JK-Wiranto banyak yang tersayat, pas di bagian mulut JK. Jurkamnas JK Win, Tuti Alawiyah, meminta polisi untuk mencari tahu dalang di balik pengrusakan itu.
"Kita sangat sesalkan kejadian itu. Polisi harus bertindak dalam mencari tahu siapa dalang di balik pengrusakan itu," ujar Tuti Alawiyah di Bekasi, Senin (15/6).
Ia meminta semua pihak berkompetisi secara sehat dengan tidak melakukan cara-cara kurang terpuji. Tuti yang juga mantan Mentri Pemberdayaan Perempuan itu menyatakan bahwa sekarang sudah waktunya orang untuk buka-bukaan dalam menyampaikan visi, misi dan program termasuk melalui pesan-pesan pada spanduk dan baliho.
Bila Capres Jusuf Kalla dan Wiranto menyampaikan suatu fakta memang orang lain sudah selayaknya tahu kapabilitas dan kemampuan mereka, karena pada prinsipnya rakyat tak boleh seperti membeli kucing dalam karung.
"Apa yang disampaikan JK-Wiranto melalui jargon 'lebih cepat lebih baik, memang seperti itulah yang dibutuhkan sekarang dalam memperbaiki kondisi bangsa dan negara," ujarnya.
Spanduk JK Win yang disayat banyak terlihat di sepanjang Jl KH Noor Ali hingga pasar Sumber Arta kota Bekasi. Selain itu, di TPU Karet Bivak, Jakarta, juga terlihat spanduk JK Win disayat, dan spanduk Mega Prabowo, yang disayat tepat di leher Prabowo. [*/ana]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !