Selasa, 29 Mei 2012 | 01:18 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Tampilkan Kerusuhan, Facebook Diblok
Headline
istimewa
Oleh:
web - Senin, 15 Juni 2009 | 11:50 WIB
INILAH.COM, Jakarta Jaringan telepon di ibukota Iran Tehran putus, begitu juga akses ke Facebook dan YouTube juga diblok. Pemblokiran itu berlangsung setelah foto-foto bentrokan antara penentang hasil pemilu dengan polisi anti huru-hara muncul di situs jejaring sosial itu.

Iran memiliki jaringan nasional MCI yang dikelola oleh pemerintah dan perusahaan swasta disebut Irancell. Situs Facebook dan YouTube secara efektif digunakan oleh para pendukung Hossein Mousavi sebagai penentang Ahmadinejad.

Mousavi memprotes hasil pemilu dan menyebabkan pecahnya kekerasan antara pendukungnya dengan polisi anti huru-hara. Foto-foto kerusuhan itu muncul di internet tak lama setelah pecah kerusuhan di jalanan Tehran.

Pihak berwenang Iran memblok situs jejaring sosial populer Facebook, pada 23 Mei lalu untuk mencegah agar pendukung Mousavi tidak menggunakannya sebagai media kampanye.

Sekitar 60% dari 70 juta pendudukung Iran berusia 30 tahun. Negara itu melakukan monitor keras ke materi cyber yang saat ini memiliki 20 juta pengguna internet.

Beberapa situs pro-Mousavi juga telah dtutup selama dua hari terakhir termasuk yang populer Aftab News dan Shahab News yang dekat dengan lembaga arbitrase Iran Expediency Council.

Lembaga itu di bawah kendali mantan presiden dan pendukung Mousavi, Akbar Hashemi Rafsanjani yang pro-Mousavi setelah Ahmadinejad menuduh anaknya melakukan korupsi di masa lalu.[ito]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.