INILAH.COM, Jakarta - Gayus Tambunan menuding Satuan Tugas Pemberantasan Mafia Hukum khawatir kasus Antasari Azhar terbongkar jika mengaitkan kasus mafia hukum dengan jaksa Cirus Sinaga.
"Satgas mengalihkan isu kepada mafia pajak dan mengalihkan dari mafia hukum Cirus Sinaga. Satgas mengungkap kepergian saya, dan Denny mengupload gambar di twitternya tetapi tidak ke Cirus Sinaga karena khawatir terbongkarnya kasus Antasari," ujar Gayus usai sidang vonis di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (19/1/2011).
Cirus Sinaga adalah jaksa yang kini menjadi tersangka dalam kasus pemalsuan rencana tuntutan untuk Gayus. Cirus juga merupakan jaksa penuntut umum dalam kasus pembunuhan Direktur Putra Rajawali Banjaran Nasrudin Zulkarnaen dengan terdakwa Antasari Azhar yang ketika itu merupakan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Apa yang diungkapkan Gayus berkaitan dengan pernyataan Antasari, beberapa waktu lalu. Antasari menilai terbunuhnya Direktur Putra Rajawali Banjaran Nasrudin Zulkarnaen janggal.
"Saya masih memiliki satu hak untuk kebenaran yang penuh, raih keadilan yaitu PK (Peninjauan Kembali). Alasannya itu secara rinci akan disampaikan pada memori PK," imbuhnya.
Antasari menjelaskan beberapa hal yang masih menjadi misteri dalam pembunuhan Nasrudin. Misalnya, baju korban yang sampai saat ini tidak dijadikan barang bukti, dan kepastian kematian korban akibat proyektil 9 mm.
Antasari divonis 18 tahun penjara karena terbukti melakukan pembunuhan terhadap Nasrudin pada Kamis 11 Februari 2010. [bar]