Senin, 28 Mei 2012 | 15:39 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Penyayat Spanduk Capres Tebar Permusuhan
Headline
inilah.com /Agung Rajasa
Oleh: Vina Nurul Iklima
web - Senin, 15 Juni 2009 | 15:19 WIB
INILAH.COM, Jakarta Sejumlah atribut kampanye pasangan Mega-Pro dan JK-Win mengalami pengrusakan. Hal ini dinilai sebagai bentuk adu domba dari pihak-pihak yang menginginkan adanya permusuhan di antara peserta Pilpres 2009. Karena itu Bawaslu diminta segera mengusutnya.

"Sebetulnya rakyat tidak perlu terhasut. Tapi memang ada motif di balik pengrusakan atribut itu. Pelaku mau memprovokasi, adu domba pendukung capres supaya ribut," kata pengamat politik Universitas Indonesia Arbi Sanit kepada INILAH.COM, di Jakarta, Senin (15/6).

Pria berkuncir itu mengatakan, oknum pengadudomba itu tak suka kepada JK dan Prabowo, sehingga menyayat bagian mulut JK dan leher Prabowo. Tujuannya, tentu ingin menebar suasana permusuhan dalam Pilpres 2009.

"Selain itu, bisa saja yang melakukan partisan yang pro-SBY-Boediono. Tapi, saya kira tak perlu dibahas berlaut-larut. Karena kan ada Bawaslu yang seharusnya mengusut siapa pelakunya. Walaupun selama ini Bawaslu cuma kerja formalitas," paparnya.

Sebelumnya Bawaslu menyayangkan penyayatan pada bagian mulut JK di spanduk JK-Win dan pada leher Prabowo di spanduk Mega-Pro. Penyayat atribut tersebut bisa dijerat hukuman pidana. Bawaslu pun menunggu laporan dari masyarakat terkait pengrusakan atribut itu.

Spanduk JK-Win yang disayat banyak terlihat di sepanjang Jl KH Noor Ali hingga Pasar Sumber Arta, Bekasi. Selain itu, di TPU Karet Bivak, Jakarta, juga terlihat spanduk JK-Win disayat, dan spanduk Mega Prabowo, yang disayat tepat di leher Prabowo. [ikl/nuz]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
1 Komentar
Kiranti
Senin, 15 Juni 2009 | 15:38 WIB
duh...para capres kerjanya emang bikin hati tersayat-sayat
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.