INILAH.COM, Manila - Sejumlah negara Asia Tenggara resmi mengumumkan pandemi virus H1N1 atau flu babi per hari ini, Senin (15/6). Filipina menyambutnya dengan menyiagakan militer demi antisipasi kerusuhan.
"Kami berjaga-jaga, kalau saja terjadi kerusuhan yang meluas. Pasukan kami akan siaga dan memberikan bantuan kepada Kepolisian Filipina (PNP) dalam mengamankan dan meredam kekacauan," ungkap Jubir Militer Filipina, Letkol Romeo Brawner, seperti dikutip Xinhua hari ini.
Brawner menambahkan, pihaknya siap menerapkan apapun perintah negara atau dalam hal ini kepemimpinan militer dalam merespon penyebaran H1N1 yang makin meluas. Hingga hari ini, otoritas kesehatan negara itu melaporkan 193 kasus positif.
Sejak 1 Mei lalu, 71 pasien sudah pulih dan umumnya kasus lain hanya menampakkan gejala ringan. Sejauh ini, belum ada tanda-tanda kepanikan publik di Filipina. Meski demikian, Brawner mengatakan ada kemungkinan kerusuhan dan kekerasan terjadi.
"Apa saja bisa terjadi jika dunia sudah mengumumkan pandemi yang makin meluas," pungkasnya. [vin/L1]