INILAH.COM, Jakarta - Gerakan 'Satu Putaran Saja' yang dipimpin oleh Denny JA sebenarnya menguntungkan lawan politik SBY. Gerakan itu, dinilai sebagai gerakan early warning untuk mengingatkan Mega dan JK kalau Pilpres berpotensi satu putaran.
"Denny JA itu masih pejuang demokrasi, dengan gerakannya itu, Denny meminta agar lawan politik SBY waspada karena SBY bisa menang dalam satu putaran saja. Ini bagian dari early warning," ujar Jubir Rumah Perubahan Adhie Massardi di Warung Daun Cikini, Jakarta, Senin (15/6).
Adhie menduga sebenarnya apa yang dilakukan Denny dengan gerakannya itu bagian dari upaya lawan politik SBY untuk menggagalkan pilpres berlangsung satu putaran. Karena dengan adanya early warning itu maka tim JK Win dan Mega Pro jadi lebih mewaspadai kekuatan SBY.
"Faktanya kan kita semua jadi waspada dengan pilpres satu putaran ini. Justru ini menguntungkan lawan politik SBY. Tapi saya tidak tahu siapa yang menyuapkan Denny JA ke SBY. Yang pasti Denny JA itu dekat dengan Wiranto dan pernah jadi konsultan PDIP pada pemilu legislatif lalu," ungkapnya. [mut/ana]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !