INILAH.COM, Surabaya - Gara-gara suami mendekam dibalik jeruji lantaran perkara narkoba, Lulu Widayanti terpaksa meneruskan menjual narkoba. Akibatnya, , warga Gadukan Gresik, Surabaya ini harus mendekam dibalik jeruji besi Polres Surabaya Selatan untuk menyusul sang suami di dalam tahanan.
Wanita berumur 35 tahun tersebut ditangkap anggota satuan narkoba Polres Surabaya Selatan, karena kedapatan menyimpan satu poket narkoba jenis sabu-sabu (SS). "Dia (Lulu Widayanti) ditangkap anggota di jalan Lumba-lumba, karena menyimpan satu SS," kata Kasat Narkoba Polres Surabaya Selatan AKP Adjid kepada sejumlah wartawan, Senin (15/6).
Ketika ditangkap anggota, lanjutnya, tersangka Lulu tidak bisa berkutik setelah polisi menemukan barang bukti yang disimpan di kantong celananya. "Barang bukti yang diamankan dari tersangka seberat 0,5 gram," terangnya.
Dalam catatan kepolisian, tersangka Lulu Widayanti di kalangan kepolisian tidaklah asing. Karena, selama ini merupakan sudah menjadi target operasi (TO) polisi dengan kasus narkoba.
"Kami sudah lama mendapatkan informasi, kalau suaminya yang sekarang masih mendekam di tahanan, Lulu kemudian meneruskan pekerjaan suaminya sebagai seorang pengedar dan kurir narkoba," jelasnya.
Tersangka Lulu Widayanti mengaku di depan petugas, mengedarkan ataupun menjadi seorang kurir narkoba untuk membiaya hidup keluarganya. Apalagi suaminya sendiri sekarang sudah mendekam di tahanan.
"Barangnya saya beli dari Gito tinggal di Gresik PPI seharga Rp 400 ribu. Setelah itu, saya jual lagi seharga Rp 500 ribu dengan mengambil keuntungan Rp 100 ribu saja. Keuntungannya saya pakai untuk biaya keluarga dan anak-anak. Karena suami saya sendiri sekarang berada di dalam tahanan," ujar ibu tiga anak tersebut. [beritajatim.com/bar]