INILAH.COM, Jakarta Kerusuhan menyusul kemenangan Mahmoud Ahmadinejad kembali di Pilpres Iran ternyata mengundang perhatian Presiden AS Barack Obama. Ia menyerukan pemimpin Iran menghormati prinsip kebebasan berpendapat dan proses demokrasi.
Dalam penyataan yang dilansir BBC, Selasa (16/6), Obama mengatakan akan terus melanjutkan upaya dialog keras dengan Iran. Hal itu dilontarkannya setelah menyaksikan ratusan ribu penentang Ahmadinejad melanggar larangan dengan menghadiri sebuah pawai oposisi di Teheran. Hal ini telah menyebabkan sedikitnya seorang pengunjuk rasa tewas terkena tembakan.
"Menurut saya, proses demokrasi, kebebasan berbicara, hak warga untuk berbeda pandangan dengan damai. Semuanya merupakan nilai universal dan harus dihormati."
Namun, Obama tampak berupaya keras menghindari komentar tentang adanya kecurangan dalam pemilihan. "Kami menghormati kedaulatan warga Iran dan ingin menghindari Amerika Serikat dijadikan isu di dalam negeri Iran," kata Obama. [nuz]