INILAH.COM, London - Harga minyak mulai merangkak naik, seiring dengan pengamatan traders atas perkembangan geopolitik pada kedua produsen minyak dunia, Nigeria dan Iran.
Pada kontrak Juli New York's futures, minyak mentah mencatat gain 57 sen ke US$ 71,19 per barel. Sementara harga minyak Brenth North Sea naik 61 sen ke US$ 70,85 per barel untuk kontrak Agustus, kontrak Juli berakhir Senin (15/6).
"Suasana geopolitik Iran atas pemilihan ulang Ahmadinejad dan meningkatnya suplai di Nigeria, memberi sentimen terhadap harga minyak" ujar analis ODL Securities, Marius Paun, Selasa (16/6).
Tujuh orang dikabarkan meninggal dalam aksi demo yang digelar atas pemiliha ulang Presiden Mahmoud Ahmadinejad, yang akan digelar Jumat, demikian dinyatakan oleh media setempat. Iran merupakan produsen minyak terbesar kedua di Organisasi Negara Pengekspor Minyak (OPEC). [mre/cms]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !