INILAH.COM, Jakarta - Bapepam-LK mengutarakan kesediaannya untuk menjadi fasilitator antara wartawan dan MAPPI terkait penjelasan lebih rinci mengenai hasil penilaian yang dilakukan terhadap akuisisi 3 usaha tambang oleh BUMI.
Hal ini disampaikan Ketua Bapepam-LK Fuad Rahmany usai menjadi pembicara dalam penandatanganan kerja sama Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan Universitas Indonesia, Rabu (17/6). "Kalau media mau mendengarkan penjelasan MAPPI, kita bersedia untuk memfasilitasi," pungkasnya.
Berdasarkan hasil final penilaian MAPPI, dari 3 akuisisi usaha tambang yang dilakukan BUMI, yaitu Fajar Bumi Sakti, Darma Henwa Tbk (DEWA), dan Pendopo Energi Batubara, hanya harga beli Fajar Bumi yang dianggap tidak wajar. Dalam hitungan MAPPI, dari harga akuisisi senilai Rp2,475 triliun, harga belinya lebih mahal Rp370 miliar dari harga wajarnya. [cms]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !