INILAH.COM, Jakarta Kolaborasi antara BEI, Bapepam-LK dan dunia pendidikan telah memebntuk Indonesia Capital Market Education Center (ICMEC) yang diharapkan dapat memenuhi kebutuhan tenaga ahli untuk riset pasar modal.
Menurut Kepala Bapepam-LK, Fuad Rahmany, pembentukan ICMEC akan dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia di industri pasar modal. "Pasar modal membutuhkan riset dan SDM, dan itu dihasilkan dari dunia pendidikan," ujarnya dalam acara menandatanganan kerja sama pembentukan ICMEC antara Bapepam-LK, BEI dan Fakultas Ekonomi UI, di Bursa Efek Indonesia (BEI) Jakarta,
Rabu (17/6).
Keberadaan ICMEC akan menjadi kekuatan segitiga antara industri pasar modal, regulator dan SRO, dan dunia pendidikan.
Hal senada juga dikatakan Dekan Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia (UI) Firmansyah. "Kerja sama ini diharapkan bisa meningkatkan link and match di pasar modal. Agar SDM di pasar modal bertambah," ujarnya dalam kesempatan yang sama.
Sedangkan Direktur Utama BEI, Erry Firmansyah menyatakan pembentukan ICMEC bisa menambah jumlah investor. "Kerja sama ini memakan waktu 2 tahun. Dan ini berpeluang meningkatkan investor pasalnya kekurangtahuan yang minim di pasar akan tertolong," ujarnya.
Namun dibalik semua harapan itu, Fuad menegaskan supaya ICMEC bukan hanya sekedar tonggak peningkatan industri pasar modal. "Tinggal kita lihat ini jadi gak, bukan hanya tonggak saja," pungkasnya.[mre/hid]