INILAH.COM, Teheran Presiden Barack Obama menolak tekanan untuk mendukung kelompok oposisi Iran. Dalam sebuah wawancara di televisi, Obama mengatakan kebijakan Mahmoud Ahmadinejad dan rivalnya Mir Hossein Mousavi tidak memiliki banyak perbedaan.
Pernyataan ini, seperti dilansir BBC, Rabu (17/6), disampaikan ketika aksi protes terhadap hasil pemilu Iran terus terjadi. Hingga kemarin, aksi protes jalanan yang dilakukan oleh pendukung Mousavi masih terus berlangsung di Teheran dan telah memakan tujuh korban jiwa.
Aksi tentara pemerintah telah mengakibatkan sedikitnya tujuh orang pelaku aksi demo hasil pemilu presiden tewas. Wartawan BBC di Teheran mengatakan kondisi masyarakat di kota itu berada dalam suasana tegang dan penuh kemarahan.
Pemerintah Iran saat ini juga membatasi kerja media asing di negara tersebut. Meski pemerintah mengontrol arus informasi di negara tersebut, warga Iran berusaha mengabarkan kondisi di negaranya melalui internet.
Mereka mengirimkan gambar dan informasi yang terjadi saat demonstrasi berlangsung. Obama percaya suara masyarakat Iran harus didengar meskipun dia tidak ingin terlihat untuk ikut mencampuri.
"Itu sangat tidak produktif dalam sejarah hubungan Amerika Serikat dan Iran. Amerika akan dilihat sebagai negara yang mencampuri hasil pemilu Iran," kata Obama. [nuz]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !