Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !
3 Komentar
opick @ Senin, 28 September 2009 | 08:24 WIB
kemarin saya habis dari sana :ngacir:
ijin copas ya..
:)
bagas @ Rabu, 22 Juli 2009 | 11:00 WIB
asal jangan bikin onar dech..........
Inilah.com @ Rabu, 17 Juni 2009 | 16:40 WIB
Miris memang ketika kita melihat kehidupan seperti ini. Tapi apa mau dikata, memang kehidupan yang memaksa mereka untuk menjadi seperti itu. Disaat orang lain terlelap dalam gelapnya malam, mereka berkeliaran mencari sesuap nasi demi menyambung hidup. Disaat orang-orang bisa berbahagia dengan hidup mereka yang baik-baik, mereka tertawa dalam duka menghadapi nasib mereka. Sebenarnya mereka tidak ingin menjadi yang seperti itu karena pada hakikatnya kita manusia ini diciptakan menjadi yang baik-baik. Disatu sisi mereka mengklaim telah melakukan banyak perbaikan ekonomi dan mengurangi banyak pengangguran, tetapi disisi kenyataannya banyak mereka yang bekerja seperti itu. Disini pemerintah harus dan wajib bertanggung jawab terhadap rakyatnya. Akan tetapi, kita jangan hanya mengharapkan pemerintah saja karena saya yakin bahwa pemerintah tidak akan kepikiran untuk mengurusi hal yang seperti ini. Padahal, yang seperti ini bisa menjadi besar jika dibiarkan berlarut-larut tanpa solusi yang jelas. Oleh karena itu, kewajiban kita semua untuk membantu mereka. Membantu dengan memberikan pelatihan keterampilan kepada mereka, membantu dana, dan membantu apa saja buat yang terbaik bagi mereka. Saya ingin masa-masa Indonesia yang rakyatnya saling tolong menolong itu kembali lagi. Akhirnya saya cuma bisa mendoakan kepada saudaraku sebangsa dan setanah air yang menjalani profesi seperti itu, semoga Allah SWT memberikan cahaya petunjuk kepada kalian semua sehingga kita semua menjadi bangsa yang terbaik dan dipertemukan kembali oleh Allah SWT disurganya.