inovasi portal berita
Jumat, 10 Februari 2012 Follow: Facebook twitter Dollar Kurs BI: 1 US Dollar = Rp.8,910.00   Mobile Mobile   Newsletter Newsletter   RSS RSS

Segarnya Sup Gurame Waroeng Sunda

Headline
Waroeng Sunda - Istimewa
Oleh: Liana
Kamis, 18 Juni 2009 | 05:15 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Bosan dengan menu makanan rumah, coba santap sup Gurame di Waroeng Sunda yang terletak di jalan Raya Serpong kilometer 8. Dengan bumbu pedas serta aroma rasa kemangi yang kental, sup gurame ini sangat asyik disantap siang hari.

Meski terletak di pinggiran kota Jakarta, Waroeng Sunda ternyata memiliki banyak pengunjung dan penggemar. Katanya, karena banyak menu Warung Sunda yang bisa dijadikan pilihan. Antara lain, aneka olahan gurame, aneka olahan patin, aneka olahan ayam, hingga aneka olahan daging sapi.

Tak ketinggalan, pengunjung bisa memilih tiga macam sambal yang tersedia. Yakni, sambal dadak, sambal terasi, dan sambal mangga. Aneka lalapannya melimpah: mentimun, kol, daun kemangi, sampai daun pohpohan. Kita tinggal memilih dan mengambil sesuka hati.

Nah, berbeda dengan sambal di warung lain yang umumnya tersedia sepanjang hari, penyajian sambal Waroeng Sunda ini termasuk unik. Sambal baru diracik jika pengunjung datang dan memesan. Jadi, pengunjung bisa melihat langsung proses meracik dan mengulek sambal.

Ada dua menu yang menjadi favorit pengunjung. Yakni, sup gurame dan patin cabut duri. Tapi, yang paling banyak dipesan adalah sup gurame. Karena selain pedas, segar, aroma daun kemangi yang tercampur di dalamnya membuat nafsu makan jadi terus bertambah.

Semerbak wangi kemangi memang langsung menguar dari semangkuk sup gurame yang terhidang di meja. Sup berbahan gurame ukuran 5 ons pesanan pesanan langsung menerbitkan hasrat untuk segera menyantapnya. Apalagi melihat kuah berwarna kuning cerah yang dihiasi potongan tomat dan daun kemangi.

Menu lain yang layak coba adalah patin bakar cabut duri yang berbanderol Rp 6.000 per ons. Makan patin bakar ini kita tidak perlu khawatir akan tertusuk duri. Karena, duri-durinya sudah dihilangkan sebelumnya.

Sebagai pelega tenggorokan, cobalah es pluncut dan es kabayan. Mirip dengan es campur, es pluncut tampil unik dengan bentuk es yang kerucut. Sementara, es kabayan mengandalkan rasa manis yang terasa dari gula jawa.Harganya, lumayan tidak mahal, Rp.9.000 saja.
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA TERKINI
BERITA POPULER
RSS| Layanan Mobile| Tentang Kami| Disclaimer| Kontak Kami| Karir| Newsletter
Copyright 2008 - 2012 inilah.com, All rights reserved inilah.com.