INILAH.COM, Jakarta - Badan Pemeriksa Keuangan dianggap gagal membasmi korupsi melalui pemeriksaan keuangan. Pasalnya, dalam melakukan pemeriksaan BPK tidak bisa keseluruhan.
Hal tersebut dikatakan calon anggota BPK, Fachry Alusy saat Fit and Proper Test di gedung DPD Jakarta, Rabu (17/6). "Semua harus bergerak, BPK kan bukan Superman," ujarnya.
Menurut Kepala Biro SDM BPK ini, perbaikan manajemen pemerintah tidak segampang membalikkan telapak tangan. Semua harus berbenah tidak hanya mengandalkan pemeriksaan saja.
Tapi kalau pemeriksaan yang mengakibatkan kerugian karena korupsi, BPK harus sampaikan ke pihak yang berwenang, karena BPK tidak bisa memproses hasil temuan tersebut.
Lanjutnya, selama sepuluh tahun terakhir BPK sudah mengalami perbaikan dari tahun-tahun sebelumnya.[war/hid]