INILAH.COM, Jakarta - PT Pembangunan Perumahan (PP) berencana melepas 49% sahamnya ke publik melalui penawaran publik perdana (initial public offering/ IPO). Saat ini karyawan dan manajemen memiliki 49% saham, sedangkan sisanya sebesar 51$ masih dimiliki pemerintah.
Sekretaris kementerian BUMN Muhammad Said Didu mengatakan rencana IPO itu diambil setelah karyawan perseroan sepakat menghibahkan saham yang dimilikinya kepada pemerintah.
Didu mengatakan saham perseroan yang berasal dari hibah karyawan itulah yang akan dilepas ke pasar melalui IPO. Ia lebih lanjut menjelaskan bahwa realisasi rencana itu tinggal menunggu persetujuan Menteri Keuangan.
PT Pembangunan Perumahan adalah salah satu sejumlah BUMN yang paling siap untuk dilepas ke pasar dan masuk dalam program privatisasi melalui IPO. Dalam pemberitaan sebelumnya perseroan pernah menargetkan dana dari IPO sebesar Rp 1,5 triliun.
Pembangunan Perumahan adalah perusahaan yang bergerak di bidang konstruksi bangunan gedung dan sipil. Selain itu perseroan juga mengerjakan usaha lainnya seperti manajemen gedung, pengembangan properti dan realti.
Sejumlah BUMN lain yang siap dilepas ke pasar melalui penjualan di pasar perdana antara lain PT Krakatau Steel, PT Waskita Karya, PT Garuda Indonesia, serta PT Perkebunan Nusantara III, IV, dan VII. [E1]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !