INILAH.COM, Jakarta - Perbankan masih belum secara signifikan menurunkan suku bunga pinjamannya. Baru beberapa yang sudah menurunkan seiring BI rate yang telah bertengger di 7%.
Hal tersebut dikatakan Pengamat Ekonomi CIDES, Umar Juoro dalam acara Coffe Morning dan Paparan CIDES dalam membedah Visi Ekonomi, Politik dan Budaya Capres 2009, di Jakarta, Kamis (18/6).
"Langkah perbankan untuk meningkatkan penyaluran kredit pada paruh kedua 2009 akan membawa penurunan bunga pinjaman secara signifikan. Tentu saja bank akan tetap menerapkan kehati-hatiannya," katanya.
Lanjutnya, suku bunga acuan diperkirakan terus mengalami penurunan seiring dengan penurunan inflasi. Tingkat inflasi pada tahun 2009 diperkirakan di bawah 5% dan pada tahun 2010 sekitar 5,5%. "Penurunan suku bunga pinjaman perbankan akan ikut turun seiring peningkatan volume kredit," katanya.
Umar menambahkan, dengan perkiraan inflasi yang rendah ini, besar kemungkinan BI rate akan diturunkan lagi sampai pada kisaran 5,5%. "Inflasi turun akan diikuti BI rate besar kemungkinan menjadi 6,5%," ujarnya.[war/hid]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !