INILAH.COM, Jakarta - Microsoft mengeluarkan software tambalan untuk membenahi 31 masalah keamanan. Banyaknya software tambalan itu merupakan rekor keluarnya software tambalan dalam satu hari.
Produk Microsoft terus menjadi target hacker karena digunakan di banyak komputer. Tambalan itu dimaksudkan untuk membenahi masalah keamanan di Windows, Office dan Internet Explorer, juga software kunci yang digunakan di bisnis yang menggunakan data center.
Saat ada pengumuman seperti itu, bisanya langsung disambut hacker dengan membuat software terbaru untuk melakukan eksploitasi. Program seperti itu bisa digunakan untuk kejahatan cyber semacam pencurian data pribadi, mengirim spam dan mengambil alih sistem komputer.
Sementara ancaman hacker ada di depan mata, namun bisnis harus mengujicoba terlebih dulu tambalan itu sebelum menginstall di sistemnya. Bisnis harus meyakinkan software baru itu tidak akan mengganggu program yang ada karena tambalan kadang membuat sistem menjadi crash.
"Mengaplikasikan patch hal yang berat bagi enterprise," kata Dave Marcus, peneliti senior di McAfee Inc pembuat software keamanan terbesar kedua.[ito]