INILAH.COM, Caracas Karantina atas kasus influenza A atau lebih dikenal dengan flu babi biasanya dilakukan terhadap seseorang yang diduga mengidap virus H1N1. Namun, di Venezuela, sebuah kapal pesiar harus dikarantina karena diduga akan membawa virus mematikan tersebut.
Lebih dari 1.200 penumpang dan awak kapal diminta tidak meninggalkan kapal Spanyol bernama Ocean Dream, yang berlabuh di pulau Margarita itu. Kapal tidak diperbolehkan merapat di Barbados dan Grenada setelah tiga awak kapal didiagnosa terkena virus flu babi.
Sementara 11 awak kapal lainnya dilaporkan menunjukkan gejala-gejala terserang virus. "Tiga awak kapal dideteksi terkena virus dan kapal ini harus dikarantina hingga 24 Juni," kata pejabat kesehatan Venezuela Jorge Alchaer, seperti dilansir BBC, kamis (18/6).
Ocean Dream dioperasikan oleh perusahaan perjalanan wisata Pullmantur. Royal Caribbean, yang memiliki Pullmantur, mengatakan mereka tidak bisa memberikan komentar. Kewarganegaraan para penumpang kapal itu, sejauh ini juga belum bisa diketahui secara pasti.
Pekan lalu organisasi kesehatan dunia menyatakan flu babi sebagai pandemi global dan telah menyebar ke 74 negara. Di seluruh dunia telah terjadi 30 ribu kasus dengan korban tewas mencapai 140 orang. [nuz]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !