INILAH.COM, Jakarta - Kenaikan harga minyak dunia bisa membuat kenaikan harga barang-barang dan berdampak suku bunga tidak bisa turun lagi. Kemungkinan pemerintah akan mengambil keputusan untuk menaikan harga BBM bersubsidi.
Hal itu dikatakan pengamat ekonomi, Aviliani di sela diskusi ISEI di Jakarta, Kamis (18/6). "Bisa jadi BI nggak akan turunkan BI rate lagi (kalau harga minyak tinggi). Tapi yang paling penting kontrol devisa karena inflasi bisa dijaga dengan menstabilkan nilai tukar rupiah," ujarnya.
Dengan kenaikan harga minyak target penurunan BI rate bisa terhambat. Kondisi minyak sudah mulai naik lagi, diperkirakan harga BBM subsidi akan naik, harga barang akan naik, berarti akan terjadi inflasi. "Menurut saya BI tidak akan naikkan dan tidak akan turunkan, stay di 7%," imbuhnya.
Sementara, bank sudah turunkan suku bunga 0,5% dan akan tetap bertahan di posisi itu karena likuiditasnya masih sulit. [war/hid]