INILAH.COM, Naypyidaw - Pemimpin oposisi Myanmar, Aung San Suu Kyi, terpaksa merayakan ulang tahunnya di penjara. Meski demikian, ucapan selamat ulang tahun masih berdatangan untuknya dari masyarakat dunia.
Hari ini, Jumat (19/6), Suu Kyi merayakan ulang tahunnya yang ke-64. Pada saat yang bersamaan, hari istimewa itu harus dia rasakan dengan harap-harap cemas, menanti keputusan hakim soal permintaannya untuk mengajukan saksi lain dalam persidangan.
Selama 13 dari 19 tahun terakhir dalam hidupnya, pemerintah Junta militer menetapkan Suu Kyi sebagai tahanan rumah. Ia seharusnya bebas bulan lalu namun terlibat masalah karena seorang warga negara AS, John Yettaw, berenang dan menyusup ke rumahnya.
Meski begitu, ia banyak mendapatkan ucapan selamat ulang tahun yang diposting di situs resminya. Salah satunya dari seorang pendukung asal Inggris yang mendoakan agar dunia menjadi lebih adil dan menghargai perjuangannya untuk hal itu.
"Anda adalah inspirasi, jiwa yang selalu berjuang, dan sebuah aspirasi. Anda pahlawan. Tetaplah kuat," tulis si penggemar yang tak menyebut namanya. Senada dengan pesan itu, penggemar lainnya dari Norwegia mengatakan seluruh dunia mengikuti perjuangannya demi kebebasan dan demokrasi.
Suu Kyi saat ini sedang menghadapi tuduhan pelanggaran masa tahanan rumahnya karena Yettaw yang berenang menuju rumahnya pada 3 Mei lalu. Ia mengaku tak mengenal dan tak tahu apa-apa mengenai dirinya.
Pengadilan atas dirinya digelar dalam Penjara Insean di dekat Yangon. Para pendukungnya merasa penahanan itu untuk mencegah Suu Kyi berpartisipasi dalam pemilu yang seharusnya diselenggarakan tahun depan. Hari ini sidang dengar pendapat akan digelar untuknya. [vin/nuz]