INILAH.COM, London - Komentar miring dua presenter Sky Sports Andy Gray dan Richard Keys terhadap seorang wasit wanita berbuntut panjang. Keduanya dikabarkan dipecat dari pekerjaannya.
Keduanya mengolok-olok seorang wasit perempuan bernama Sian Massey, 25 tahun. Olok-olok bercanda yang semestinya off-air itu dilakukan ketika Massey tengah menjadi salah satu hakim garis pada laga Liverpool versus Woverhampton Wanderes pekan lalu. Laga itu dimenangkan The Kop dengan skor telak 0-3.
Andy dan Richard mengucapkan kata-kata tak pantas karena merendahkan kualitas wasit perempuan, setelah Massey menyatakan Raul Meireles tidak dalam posisi offside ketika proses terjadinya gol pertama.
“Lebih baik seseorang turun ke lapangan dan menjelaskan pengertian off-side padanya (Massey),” ujar Keys saat itu.
“Apakah Anda percaya itu? Seorang hakim garis perempuan. Perempuan tak tahu apa-apa tentang peraturan off-side,” Gray merespons.
“Tentu saja tidak tahu. Saya pastikan ini akan jadi hari besar bagi Kenny (Dalglish). Ini bukan pertama kali kan? Bukankah hal seperti ini pernah terjadi sebelumnya? Wendy Toms (nama hakim garis perempuan lain)?” timpal Keys.
Namun, keduanya mengaku menyesal dan meminta maaf secara langsung via Sky Sports. Andy dan Richard tidak bermaksud berbicara seperti itu pada saat on air, namun mereka lupa mematikan mikrofon.
Kini, permasalahan itu berbuntut panjang. Salah seorang perwakilan Sky Sports memberikan konfirmasi bahwa pihaknya telah memberikan hukuman berat kepada keduanya, yakni dengan memecat mereka.
“Keputusan itu diambil setelah didapat barang bukti keduanya melakukan perbuatan tidak menyenangkan dan cenderung menyerang,” tuturnya seperti dilansir The Sun.
“Andy Gray sudah dikenakan sanksi terkait tindakan indisplinernya pada 22 Januari 2011.”
“Kontrak Andy Gray telah diputus akibat perlakuan tidak menyenangkan itu,” tambah Direktur Sky Soprts Barney Francis.
“Setelah memberikan mereka peringatan kemarin, kami tak ragu lagi untuk memecat keduanya,” pungkasnya.
Pernyataan kedua komentator itu langsung menuai kecaman dari media massa, pengamat sosial, kelompok-kelompok anti-diskriminasi, para pemain sepakbola, pelatih, bahkan dari menteri olah raga Inggris, Hugh Robertson.
Pihak Sky Sports menghukum mereka dengan tidak menampilkan keduanya sebagai komentator dalam pertandingan Liga Inggris antara Chelsea dan Bolton, Minggu (23/1/2011). [nic]