inovasi portal berita
Sabtu, 11 Februari 2012 Follow: Facebook twitter Dollar Kurs BI: 1 US Dollar = Rp.8,993.00   Mobile Mobile   Newsletter Newsletter   RSS RSS

Pasar Smartphone Mulai Memanas

Headline
Istimewa
Oleh: Budi Winoto
Sabtu, 20 Juni 2009 | 12:58 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Pasar smartphone menjelang paruh kedua mulai memanas. Vendor harus segera memasukkan produk terbaiknya menghadapi triwulan keempat yang paling kompetitif. Jelang akhir tahun biasanya musim panen bagi penjualan handset.
Industri ponsel mengalami triwulan terburuk pada Januari hingga Maret lalu dimana market mengerut 14% dibandingkan tahun sebelumnya. Bahkan Nokia juga mengalami rugi triwulanan pertama sebelum pajak.
Tahun ini volume pasar ponsel diperkirakan akan turun sekitar 10% akibat permintaan konsumen yang melemah. Tapi segmen yang disebut smartphone diperkirakan malah naik 10%-20% dipicu oleh munculnya model baru dari vendor utama.
Beberapa perusahaan dan analis mengatakan masa yang paling buruk akan berakhir. Alasannya penurunan lebih diakibatkan karena retailer hanya menjual stock lama yang dimiliki.
Pada dua pekan terakhir Apple telah merilis versi update iPhone dan memanaskan kompetisi di segmen smartphone yang masih tumbuh. Padahal pasar ponsel secara umum sedang turun.
Analis Gartner Carolina Milanesi menyebut, vendor harus segera memasukkan produknya menghadapi triwulan keempat yang paling kompetitif. Triwulan keempat merupakan musim penjualan terbesar untuk produk handset. Vendor juga harus mengambil kesempatan untuk meluncurkan model terbaiknya, menyongsong puncak penjualan pada Oktober hingga Desember.
Direktur riset CCS Insight Ben Wood mengatakan permintaan konsumen terhadap perangkat yang memiliki kemampuan lebih tinggi akan naik, meskipun ekonomi secara umum memburuk. "Samsung dan Nokia memainkan peran yang pintar menawarkan produk dengan harga yang tepat, katanya.
Nokia telah merilis ponsel Xpressmusic 5530 mulai dijual pada triwulan ketiga. Perusahaan Finlandia itu juga mengenalkan dua ponsel lain yakni E72 yang merupakan update dari ponsel bisnis versi paling larisnya E71, serta 3710 fold. E72 akan dipasarkan pada akhir triwulan ketiga.
Sementara Samsung memperluas portofolio smartphonenya dengan merilis empat model baru di jajaran Omnia. Samsung menawarkan Omnia II, OmniaLITE dan dua OmniaPRO yang semuanya menggunakan software Windows Mobile Microsoft Corp.
Samsung juga merilis model baru Jet yang berbeda dari 150 ponsel yang dikeluarkan dalam setahun. Ponsel layar sentuh itu menggunakan layar generasi ketiga serta prosesor yang telah ditingkatkan untuk menghadirkan akses internet cepat.
Samsung memposisikan ponsel itu untuk memenuhi pasar yang belum terisi, bagi konsumen yang menginginkan fungsionalitas smartphone dengan harga terjangkau. Samsung belum mengeluarkan harga tapi analis memperkirakan tidak akan jauh dari harga model kelas menengah.
Sales and marketing Samsung mengatakan penjualan ponsel akan turun 8% hingga 9% tahun ini di seluruh industri. Lebih rendah dari perkiraan Samsung sebelumnya sebesar 10% dimana ekonomi global mulai mengalami pemulihan.
"Di paruh kedua kami melihat tidak ada sesuatu yang bisa menimbulkan lonjakan permintaan. Tapi ada tanda kecil akan ada recovery ekonomi secara umum. Kami harapkan industri ponsel juga akan mengalami pemulihan," jelas Lee Donjoo. [E1]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA TERKINI
BERITA POPULER
RSS| Layanan Mobile| Tentang Kami| Disclaimer| Kontak Kami| Karir| Newsletter
Copyright 2008 - 2012 inilah.com, All rights reserved inilah.com.