INILAH.COM, Jakarta - Saling tebar janji kian gencar dilakukan para kubu capres peserta Pilpres 2009. Duet Mega-Prabowo menjanjikan akan mencabut izin usaha dan mengembalikan posisi pada jarak supermarket besar seperti Carrefour sesuai dengan peraturan undang-undang. Benar nih?
"Saya janji kalau Mega-Prabowo terpilih menjadi presiden dan wakil presiden 2009-2014 dan berkuasa maka ijin usaha Carrefour akan kita cabut," ujar
Penasehat Tim Kampanye Nasional Mega-Prabowo Hasjim Djojohadikusumo ketika menerima dukungan dari perhimpunan pedagang pasar, minyak tanah, toge dan gas di kantor Mega-Prabowo Media Center, Jl Prapanca, Jakarta, Sabtu (20/6).
Menurut Hasjim, UU sudah mengatur antara jarak lokasi antara pasar Tradisional dan pasar Modern. Yaitu Peraturan Presiden RI No 112/2007 tentang Penataan dan Pembinaan Pasar Tradisional, Pusat Perbelanjaan, dan Toko Modern. Dengan begitu, lanjut dia, solusinya adalah mencabut izin Carrefour atau pasar modern lain.
Peraturannya, kata Hasjim, tidak perlu diubah. Masalah yang timbul hanyalah terkait pemberian izin semata. "Kita perlu tindakan bukan hanya wacana lagi. Mereka harus berdiri di luar kota sesuai dengan undang-undang. Ini adalah contoh nyata ekonomi kerakyatan," iming-iming Hasjim.
Di negeri asal Carrefour yakni Perancis, hypermarket itu tidak ada yang berada di dalam kota. "Tapi pemerintah membiarkan untuk menganggu pedagang pasar. Pemerintah tidak melindungi," kata Hasjim. [ton]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !