inovasi portal berita
Minggu, 12 Februari 2012 Follow: Facebook twitter Dollar Kurs BI: 1 US Dollar = Rp.8,993.00   Mobile Mobile   Newsletter Newsletter   RSS RSS

Usai GP Inggris, FOTA Luncurkan Balapan Sendiri

Headline
Ross Brawn - thesun.co.uk
Oleh:
Senin, 22 Juni 2009 | 00:05 WIB
INILAH.COM, Silverstone - Tim-tim pembangkang Formula Satu (FOTA) akan mulai menyusun serie baru mereka segera setelah Grand Prix Inggris dan melupakan kesepakatannya dengan FIA.
Itulah ancaman yang diungkapkan bos Brawn GP, Ross Brawn, ketika dia berusaha mempersiapkan balapan 60 putaran tersebut dan menyatakan kembali bahwa delapan tim anggota Asosiasi Tim Formula One (FOTA) kini hanya menfokuskan pada kejuaraan mereka sendiri yang terpisah.
FOTA kini harus menjalankan ide-ide dan rencananya. Kami tidak dapat menunggu sampai Januari dan memutuskan jalan mana yang akan ditempuh. Sementara setiap hari berlalu dan setiap pekan berlalu, maka pilihan untuk rekonsiliasi akan semain berkurang, kata Brawn di sela-sela GP Inggris.
Pertemuan-pertemuan akan dimulai pekan depan dan kami akan membahas spesifikasi teknis yang kami kira akan menawarkan balapan terbaik dan efektif biayanya. Segala sesuatunya dimulai pekan depan dan kami akan mengajukan rincian lebih lanjut dalam usulan tersebut, imbuhnya.
Menurut Brawn, ada kemungkinan FIA akan menjadi badan pengatur untuk setiap serie baru yang mereka ciptakan.
Mereka mungkin bukan badan yang menetapkan peraturan. Mereka dapat ditentukan oleh beberapa mekanisme lainnya. Tetapi bila Anda mau, FIA dapat menjalankan seri-seri itu untuk Anda. Mereka dapat menyediakan petugas dan lainnya, terang Brawn.
Bos McLaren Mercedes, Martin Whitmarsh mengatakan tim-tim akan bodoh bila tidak menerima suatu tawaran yang akan membuat mereka senang bila tawaran itu diajukan oleh FIA untuk menyelesaikan perselisihan tersebut.
Saya kira Fota tidak mengabaikan segala sesuatunya. Pada saat ini, seperti yang kami katakan awal pekan ini, tim-tim dihadapkan pada batas waktu dan, menghadapi batas waktu itu, tim-tim tidak mekinta waktu lagi untuk menemukan penyelesaian, imbuh Whitmarsh.[S1]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA TERKINI
BERITA POPULER
RSS| Layanan Mobile| Tentang Kami| Disclaimer| Kontak Kami| Karir| Newsletter
Copyright 2008 - 2012 inilah.com, All rights reserved inilah.com.