INILAH.COM, Jakarta - Per 31 Maret 2009, perusahaan memiliki utang sebesar Rp22,97 triliun. Perusahaan memiliki fasilitas lindung nilai sebesar US$509 miliar atau 51,6% dari total obligasi dan pijaman perusahaan.
Hal ini disampaikan perseroan lewat konsultan keuangannya ke BEI, Senin (22/6). Sementara posisi kas perusahaan per 31 Maret 2009 mencapai Rp4.453,6 miliar dengan utang bersih Rp18.516,7 miliar.
Komposisi utang Indosat sebesar Rp12,396 triliun dalam bentuk pinjaman dan Rp10,574 triliun dalam bentuk obligasi atau mewakili 54% dan 46% dari total utang secara berurutan. Dalam hal mata uang, 50,5% dalam bentuk rupiah dan sisanya sebesar 49,5% dalam bentuk dolar Amerika. [cms]