inovasi portal berita
Minggu, 12 Februari 2012 Follow: Facebook twitter Dollar Kurs BI: 1 US Dollar = Rp.8,993.00   Mobile Mobile   Newsletter Newsletter   RSS RSS

Curi Jadwal Kampanye? SBY Dilaporkan

Oleh:
Senin, 22 Juni 2009 | 14:22 WIB
INILAH.COM, Pekanbaru - Tim kampanye pasangan capres cawapres Megawati-Prabowo menuding capres SBY telah melanggar aturan pilpres. SBY dikatakan telah berkampanye di luar jadwal saat lawatannya ke Pekanbaru, Riau, Sabtu 20 Juni lalu.

Hal tersebut diungkapkan Ketua tim kampanye Mega Pro Riau, Suryadi Khusaini, ketika melaporkan dugaan pelanggaran kampanye SBY ke Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Riau, di Pekanbaru, Senin (22/6).

Suryadi mengatakan SBY telah melakukan pelanggaran kampanye dengan melakukan penggalangan massa pada kunjungannya ke Pekanbaru, Sabtu 20 Juni lalu. Berdasarkan jadwal kampanye yang diatur Komisi Pemilihan Umum (KPU), ujarnya, tanggal tersebut merupakan jadwal rapat umum untuk Mega-Pro di Provinsi Riau.

"Berdasarkan jadwal, tanggal 20 Juni adalah masa kampanye untuk Mega Pro, dan kami melakukannya di Kota Dumai. Tapi pada waktu yang sama, capres SBY juga berkampanye di Pekanbaru. Kami merasa jadwal kampanye telah diserobot oleh tim SBY," katanya.

Dalam pelaporan tersebut, tim kampanye Mega Pro menyerahkan sejumlah bukti tertulis dan visual terkait pelanggaran kampanye. Barang bukti antara lain berupa jadwal kampanye dari KPU, rekaman video, undangan acara dari tim kampanye SBY Berboedi, dan kliping berita dari media massa.

Pelaporan dan barang bukti pelanggaran tersebut diterima oleh Ketua Pokja Penegakan Hukum Panwaslu Riau Superleni, dan Ketua Pokja Pengawasan Panwaslu Riau Edy Syarifuddin.

Menurut Suryadi, tindakan pelanggaran yang dilakukan capres incumbent itu sudah termasuk unsur pidana. Karena itu, ia berharap Panwaslu Riau segera memproses laporan tersebut demi tegaknya supremasi hukum dan proses demokrasi.

Ia juga sempat mempertanyakan kinerja Panwaslu, karena membiarkan pelanggaran tersebut dengan tidak menghentikan kampanye di luar jadwal dari tim SBY. "Kami minta Panwaslu bersikap independen," ujarnya.

Sebelumnya, capres SBY melakukan kunjungan ke Pekanbaru selama dua hari pada tanggal 19-20 Juni, dan menggelar sejumlah agenda pertemuan. Pada Jumat 19 Juni malam, SBY menggelar pertemuan dengan pengusaha Riau dan tokoh masyarakat di sebuah hotel berbintang.

Sedangkan pada Sabtu 20 Juni, SBY bersama tim kampanyenya melakukan kunjungan ke Pasar Wisata Pekanbaru untuk bertemu pedagang tradisional dan warga. Saat itu, poster dan baju bergambar pasangan SBY-Boediono tersebar luas di sekitar pasar.

Lawatan SBY ditutup dengan pertemuan terbatas yang dihadiri ribuan pendukung dan simpatisan di Stadion Rumbai, Pekanbaru. Pada acara tersebut SBY sempat memaparkan visi dan misinya sebagai capres. [*/bar]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA TERKINI
BERITA POPULER
RSS| Layanan Mobile| Tentang Kami| Disclaimer| Kontak Kami| Karir| Newsletter
Copyright 2008 - 2012 inilah.com, All rights reserved inilah.com.