Senin, 28 Mei 2012 | 15:45 WIB
Follow Us: Facebook twitter
'Seruan 1 Putaran Sahkan Kecurangan'
Headline
Boni Hargens - inilah.com/Ferdian
Oleh:
web - Senin, 22 Juni 2009 | 17:47 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Seruan Pilpres Satu Putaran dinilai malah membahayakan hasilnya nanti. Pilpres satu putaran dikhawatirkan akan melegitimasi kecurangan-kecurangan yang mungkin terjadi.

Menurut pengamat politik UI Bonu Hargens, demokrasi di Indonesia tetap harus diutamakan. Pemerintah tidak perlu mengkampanyekan Pemilu satu putaran.

"Jangan hanya karena ingin menghemat Rp 4 triliun dan mempercepat masuknya investasi ke Indonesia, demokrasi dikorbankan," kata Boni Hargens di Hotel Le Meredien, Jakarta, Senin (22/6).

Sebaiknya, kata dia, biarkan Pemilu berjalan apa adanya, tanpa harus dibayang-bayangi akan terjadi satu atau dua putaran. Serta iklan tentang kerugian hingga triliunan rupiah, karena demokrasi mahal harganya. [*/ana]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
1 Komentar
iwan
Senin, 6 Juli 2009 | 02:31 WIB
harus sebagai pemimpin pemerintah, sudah semestinya membawa demokrasi yang seutuh-utuhnya.jangan sampai ada kesan intervensi. iklim intervensi pada pemilu ini sangat amat kentara.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.