INILAH.COM, San Francisco - Beralasan menghentikan penyebaran pornografi di internet, pemerintah China mengawasi Google dengan ketat. Mereka memutuskan untuk memblokir beberapa link yang terdapat di Google.cn.
Pemerintah negeri Tirai Bambu itu, seperti dikutip Yahoo, Senin (22/6), telah meminta Google untuk memindahkan link yang menuju ke konten porno atau vulgar. Mereka meyakinkan, pencarian dengan bahasa Inggris tidak akan terkena dampak pemblokiran.
Langkah China dalam memblokir situs pencari yang mengarah pada pornografi dilakukan setelah sejumlah kelompok bisnis bertemu dengan pemerintah. Kedua pihak itu mengkaji persyaratan dalam penanaman piranti lunak antipornografi di semua komputer.
Akhirnya pada 19 Mei lalu diputuskan, aplikasi Green Dam-Youth Escort yang memonitor akses situs-situs tersebut, harus ditanamkan ke dalam komputer mulai 1 Juli mendatang. Komputer yang sudah ditanamkan aplikasi itu, secara otomatis memblokir situs-situs yang mengandung gambar, teks dan referensi yang berhubungan dengan pornografi.
Sementara itu, pihak Google memang sudah melakukan pertemuan dengan pemerintah untuk mendiskusikan masalah ini. Menurut Jubir Google Scott Rubin, pihaknya terus melakukan kerjasama secara berkesinambungan dengan China untuk mengerem penyebaran pornografi dan hal-hal lain yang berbahaya bagi anak-anak. [vin]