inovasi portal berita
Sabtu, 11 Februari 2012 Follow: Facebook twitter Dollar Kurs BI: 1 US Dollar = Rp.8,993.00   Mobile Mobile   Newsletter Newsletter   RSS RSS

Anas: Boediono Bukan Pemanis Iklan SBY

Headline
Anas Urbaningrum - inilah.com/ Wirasatria
Oleh:
Selasa, 23 Juni 2009 | 12:42 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Iklan SBY terbaru yang mengumbar terima kasih ke pedagang, petani, nelayan dan guru kurang memperlihatkan sosok cawapres Boediono. Mantan Gubernur BI itu dinilai hanya sekadar pemanis Iklan. Namun hal itu dibantah Tim Kampanye Nasional SBY-Boediono.

"(Kehadiran Pak Boediono dalam iklan) bukan boneka dan juga bukan pemanis," ujar anggota Timkamnas SBY-Boediono, Anas Urbaningrum kepada INILAH.COM di Jakarta, Selasa (23/6).

Dijelaskan Anas, posisi mantan Menko Perekonomian dalam iklan tersebut tidak ubahnya dengan posisi cawapres Wiranto dalam iklannya bersama dengan capres JK.

"Sama dengan iklan-iklan pasangan JK-Wiranto yang menjadikan cawapres Wiranto sebagai gambar latar. Tentu saja Pak JK tidak bermaksud menjadikan Pak Wiranto sebagai pemanis saja. Sama halnya dengan posisi Pak Boediono sebagai cawapres SBY," jelas Ketua DPP Partai Demokrat ini.

Karena itu, menurut mantan anggota KPU ini, iklan hanya merupakan salah satu strategi dalam berkampanye. "Ini adalah bagian dari strategi kampanye masing-masing tim," tandas mantan Ketua PB HMI ini.

Dalam iklan terbaru SBY, Boediono tampak setia mendampingi. Namun tidak ada sepatah kata pun terucap dari Boediono yang terlihat agak membungkukkan bahunya. SBY-Boediono berhadapan dengan petani, nelayan, dan guru yang menyampaikan ucapan terima kasih.

Menanggapi ucapan terima kasih tersebut, SBY mengucapkan kalimat senada kepada masing-masing petani, nelayan, dan guru. "Justru saya yang berterima kasih," ujar SBY. Sementara di samping SBY, Boediono hanya bisa tersenyum. [jib]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !
3 Komentar
Golput @ Selasa, 23 Juni 2009 | 13:27 WIB
Terang aja Pak SBY berterima kasih kpd petani, soalnya petaninya tidak menanyakan harga pupuk yg langka dan mahal. Ngomong2x di iklan itu petani beneran gak ya?
masa' @ Selasa, 23 Juni 2009 | 13:17 WIB
Ketahuan inilah.com mihak siapa, gk imbang banget
lahumbung @ Selasa, 23 Juni 2009 | 12:57 WIB
Nih satu anak bawangnya dah langsung tersinggung
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA TERKINI
BERITA POPULER
RSS| Layanan Mobile| Tentang Kami| Disclaimer| Kontak Kami| Karir| Newsletter
Copyright 2008 - 2012 inilah.com, All rights reserved inilah.com.