INILAH.COM, Jakarta - Pemerintah mengupayakan pasokan listrik terjaga selama pasa pilihan presiden pada Juli mendatang.
Hal tersebut dikatakan Direktur Jenderal Listrik dan Pemanfaatan Energi, Jacobus Purwono di Gedung Kementerian Negara BUMN, Jakarta, Selasa (23/6). "Otomatis pemilu nggak pemilu harus bagus. PLN itu punya 27 obyek vital nasional, 27 itu adalah aset PLN, untuk itu menjelang pemilu itu perlu ditingkatkan terutama bagaimana peran masyarakat sekitarnya untuk menjaga," ujarnya.
Pihaknya bertemu Menteri Negara BUMN, Sofyan Djalil, Kapolri Bambang Hendarso Dahuri serta Dirut PLN Fachmi Muctar untuk membicarakan keamanan pasokan listrik menjelang pilpres.
"Kita bicara menjelang pilpres ini, supaya listrik terjamin. Biasa saja supaya listrik terjamin," ujarnya. [war/hid]